Integrasi Digital Car Key (kunci mobil digital) dan sistem keamanan biometrik menjadi tren wajib pada mobil mewah yang dipasarkan di Asia. Produsen mobil Korea, Jepang, dan Eropa kini menawarkan fitur yang memungkinkan pengemudi membuka kunci, menyalakan mesin, dan bahkan menyesuaikan preferensi kendaraan hanya dengan menggunakan ponsel pintar atau sidik jari mereka. Tren ini didorong oleh permintaan konsumen Asia yang menghargai kenyamanan dan teknologi keamanan tingkat tinggi.
Kunci mobil digital tidak hanya menggantikan kunci fisik, tetapi juga menawarkan fleksibilitas untuk berbagi akses mobil secara aman melalui aplikasi, yang sangat berguna dalam skema berbagi mobil keluarga atau layanan valet premium. Teknologi Near Field Communication (NFC) dan Ultra-Wideband (UWB) memastikan transmisi data yang aman dan mencegah peretasan sinyal yang sering terjadi pada kunci keyless tradisional.
Sementara itu, sistem biometrik, seperti pemindai sidik jari di konsol tengah atau pengenalan wajah (facial recognition) di pilar B, memberikan lapisan keamanan tambahan dan personalisasi. Sistem ini mampu menyesuaikan posisi kursi, setelan infotainment, dan bahkan mode berkendara sesuai dengan profil pengguna yang teridentifikasi, menciptakan pengalaman smart cabin yang mulus.
Tren Digital Car Key dan biometrik menegaskan posisi Asia sebagai pasar yang sangat responsif terhadap integrasi teknologi. Mobil mewah di kawasan ini bukan lagi sekadar alat transportasi, tetapi menjadi perpanjangan dari ekosistem digital dan keamanan pribadi penggunanya.

