Efektivitas E-Government atau layanan publik digital di Asia memiliki korelasi langsung dengan mobilitas dan kepemilikan kendaraan. Layanan publik digital yang efisien sangat penting untuk proses-proses otomotif, seperti perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan, dan registrasi mobil baru.
Negara-negara seperti Singapura dan Korea Selatan memimpin dalam efektivitas E-Government, menawarkan layanan yang hampir sepenuhnya digital dan terintegrasi, yang sangat memudahkan pemilik kendaraan.
Namun, di banyak negara Asia Tenggara lainnya, efektivitas E-Government masih bervariasi, menciptakan hambatan birokrasi yang memperlambat proses kepemilikan dan kepatuhan kendaraan. Upaya mengatasi digital divide juga relevan untuk memastikan akses layanan yang adil.
Peningkatan efektivitas E-Government di masa depan akan sangat penting untuk mendukung transisi ke EV, di mana insentif pajak dan subsidi seringkali dikelola melalui platform digital.
Efektivitas E-Government di Asia mempengaruhi proses otomotif seperti perpanjangan SIM dan registrasi mobil baru. Negara-negara maju memimpin layanan digital terintegrasi, sementara negara lain harus mengatasi digital divide untuk akses yang adil.

