Korea Selatan memimpin dalam pengembangan Wearable Tech (teknologi yang dapat dikenakan) canggih yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan performa atlet elit dan mengoptimalkan pelatihan. Perangkat ini tidak sekadar melacak langkah atau detak jantung, tetapi mengumpulkan data biometrik yang sangat spesifik dan real-time, termasuk analisis pola lari, tegangan otot, kadar laktat dalam keringat, dan kualitas tidur, untuk menyesuaikan program pelatihan secara presisi.
Teknologi ini menggunakan sensor smart fabric yang terintegrasi ke dalam pakaian atau bantalan sepatu yang tidak mengganggu pergerakan atlet. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis oleh algoritma Kecerdasan Buatan (AI) untuk mengidentifikasi potensi cedera, memprediksi kelelahan, dan merekomendasikan waktu pemulihan yang optimal. Hal ini memungkinkan pelatih di Korea untuk mengambil keputusan berbasis data yang jauh lebih akurat daripada metode pelatihan tradisional.
Penerapan Wearable Tech ini tidak hanya terbatas pada olahraga profesional, tetapi juga mulai diadaptasi untuk rehabilitasi pasca-cedera. Rumah sakit dan pusat terapi fisik menggunakan data biometrik yang dikumpulkan dari perangkat ini untuk memantau kemajuan pasien dan menyesuaikan program rehabilitasi, memastikan pemulihan yang lebih cepat dan aman.
Korea Selatan memposisikan diri sebagai hub untuk Sports Tech yang sangat canggih. Integrasi data biometrik real-time dengan AI ini menandai evolusi besar dalam ilmu olahraga, menawarkan keunggulan kompetitif signifikan bagi atlet Asia di kancah internasional dan membuka pasar baru untuk teknologi kesehatan presisi.

